01942 2200193 4500001002100000005001500021008004100036020002200077035001900099041000700118082000800125090002000133100001700153245004500170260003000215300002800245500143300273650004201706INLIS00000000000349420251203144201251203||||||||| | ||| |||| || |  a978-602-262-564-3 0010-1225003486 aid0 a400 a499.221 5 EDI b0 aEdi Suyanto,00aBahasa cermin cara berpikir dan bernalar aBANDUNGbLittle Beec2016 aix, 140 halaman ; 21 cm aBahasa merupakan alat komunikasi. Dengan bahasa manusia sebagai mahluk sosial dapat berhubungan satu sama lain secara efektif. Tanpa bahasa manusia tidak dapat berkomunikasi antar sesamanya, dan juga tidak akan dapat mengeluarkan ekspresinya dan pendapatnya. Agar komunikasi berjalan dengan lancar, tidak menimbulkan salah paham, kita perlu terampil berbahasa baik lisan maupun tulis. Komunikasi dikatakan berhasil apabila pesan atau apa yang disampaikan pembicara dapat dipahami atau diterima dengan baik oleh penyimak sesuai dengan maksud pembicara tersebut, artinya tidak menyimpang dari yang disampaikan . Keterampilan berbahasa juga erat kaitannya dengan proses berpikir yang mendasari bahasa itu sendiri. Bahasa seseorang biasanya mencerminkan pikiran seseorang, kita bisa melihat bagaimana seseorang berpikir dengan baik dan bernalar dari bahasa yang digunakan. Melatih keterapilan berbahasa bearti melatih keterampilan berpikir. Dalam pergaulan kita sehari-hari, penggunaan bahasa itu sangat penting dijaga dan kita juga harus membiasakan diri untuk bagaimana menggunakan bahasa yang baik dan benar, karena dengan bahasa kita manusia berpikir dan bernalar, itu yang sangat penting yang perlu dipikirkan oleh kita sebagai mahluk social. Melalui bahasa yang digunakan seseorang dalam berbicara, berkomunikasi kita bisa melihat tingkat kecerdasan emosional (IQ) orang tersebut dan cara orang tersebut berpikir dan bernalar. 0aBAHASA INDONESIA -- BAHASA DAN SASTRA