01624 2200241 4500001002100000005001500021008004100036020002200077035001900099041000700118082000800125090001600133100002100149700001500170700002000185700002100205245002700226250003900253260001600292300004700308500100300355650002401358INLIS00000000000453420251203144857251203||||||||| | ||| |||| || |  a978-602-8674-62-1 0010-1225004526 aid0 a600 a614.4 WIR K0 aDanny Wiradharma0 aInge Rusli0 aKarin Wiradarma0 aElbert Wiradarma00aKONSEP DASAR VAKSINASI aCetakan 1 : 2012, Cetakan 2 : 2017 aBogorc2008 axii, 50 halaman: ilustrasi berwarna; 24 cm aImunisasi adalah tindakan atau proses terbentuknya kekebalan tubuh/imunitas terhadap mikroorganisme tertentu. Imunitas bias terjadi secara aktif maupun pasif. Imunisasi aktif bias dilakukan secara buatan(=vaksinasi), atau secara alamiah, yaitu setelah seseorang sembuh dari suatu infeksi. Sedangkan imunisasi pasif bias terjadi secara buatan, misalnya menyuntikkan serum kebal, maupun secara alamiah, seperti neonates meminum ASI yang mengandung IgA dari ibu. Imunisasi merupakan bagian dari imunologi, dan imunologi adalah salah satu disiplin ilmu kedokteran yang memiliki konsep dasar yang dapat menjelaskan hamper semua tanda, gejala, serta keluhan yang dialami oleh setiap orang. Istilah vaksinasi atau imunisasi aktif buatan dicetuskan oleh Louis Pasteur sebagai penghormatan terhadap Edwar Jenner yang menjadi perintis upaya vaksinasi. Jenner memasukkan pus dari gadis pemerah sapi yang terkena infeksi/compox/vaccinia kepada seorang anak kecil, lalu si anak tersebut kebal terhadap smallpox. 0aImunisasi -- Vaksin