Cite This        Tampung        Export Record
Judul Bersedih sekadarnya bahagia secukupnya : obat sedih paling ampuh
Pengarang Ririn Astutiningrum
Esti Utami
EDISI Cetakan 1, 2020
Penerbitan Semarang : Syalmahat Publishing
Deskripsi Fisik vi, 222 halaman : 20
ISBN 978-623-91378-6-1
Subjek Islam -- Kisah inspiratif
Catatan Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan, bukan sekedar apa yang kita inginkan. Apa yang Dia berikan, meski terkadang menyakitkan, sejatinya itulah bentuk kasih sayang Allah kepada kita. Allah menciptakan manusia dengan kelebihannya masing-masing. Namun kesalahan yang pernah dibuat seringkali membuat manusia hanya berfokus pada kelemahannya. Maka jalan untuk menuju kebahagiaan adalah dengan bertobat dan hijrah. Sebab sejatinya, ketenteraman hidup berasal dari ketaatan, sedangkan kemaksiatan mendatangkan amarah, kegalauan, ketakutan, dan menggerus kebahagiaan. Baginda kita bersabda " Surga diliputi hal-hal yang tidak menyenangkan sedangkan neraka dikelilingi syawat". Allah berjanji siapa saja yang bersabar terhadap perih dan pahitnya dunia, maka ganti dariNya adalah kenikmatan surga. Iya surga, Disurgalah tempat kenikmatan sesungguhnya. Disurgalah benar-benar tempat pemberhentian dari luka dan kesedihan.
Bahasa Tidak tersedia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
DKP-053862-P 297.41 RIR b Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Tersedia
DKP-053863-P 297.41 RIR b Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000010607
005 20260121034348
008 260121################|##########|######
020 # # $a 978-623-91378-6-1
035 # # $a 0010-1225010599
041 $a id
082 # # $a 297.41
090 $a 297.41 RIR b
100 0 # $a Ririn Astutiningrum
245 1 # $a Bersedih sekadarnya bahagia secukupnya : obat sedih paling ampuh
250 # # $a Cetakan 1, 2020
260 # # $a Semarang :$b Syalmahat Publishing
300 # # $a vi, 222 halaman : 20
500 # # $a Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan, bukan sekedar apa yang kita inginkan. Apa yang Dia berikan, meski terkadang menyakitkan, sejatinya itulah bentuk kasih sayang Allah kepada kita. Allah menciptakan manusia dengan kelebihannya masing-masing. Namun kesalahan yang pernah dibuat seringkali membuat manusia hanya berfokus pada kelemahannya. Maka jalan untuk menuju kebahagiaan adalah dengan bertobat dan hijrah. Sebab sejatinya, ketenteraman hidup berasal dari ketaatan, sedangkan kemaksiatan mendatangkan amarah, kegalauan, ketakutan, dan menggerus kebahagiaan. Baginda kita bersabda " Surga diliputi hal-hal yang tidak menyenangkan sedangkan neraka dikelilingi syawat". Allah berjanji siapa saja yang bersabar terhadap perih dan pahitnya dunia, maka ganti dariNya adalah kenikmatan surga. Iya surga, Disurgalah tempat kenikmatan sesungguhnya. Disurgalah benar-benar tempat pemberhentian dari luka dan kesedihan.
650 4 $a Islam -- Kisah inspiratif
700 0 # $a Esti Utami
Content Unduh katalog