Cite This        Tampung        Export Record
Judul ZUHUD & KELEMBUTAN HATI
Pengarang Ahmad Farid
EDISI Cetakan ke-III, November 2017
Penerbitan 2017
Deskripsi Fisik xvii, 570 halaman ; 25 cm
ISBN 978-602-73059-3-9
Subjek Islam, Pahala dan dosa Islam, Sumber ajaran Fikih
Catatan Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ketika hati disifati dengan sifat hidup dan kebalikannya, maka berdasarkan sifat tersebut hati dapat dibagi ke dalam 3 bagian: Qalbun Salim (hati yang sehat), Qalbun Mayyit (hati yang mati), dan Qalbun Maridh (hati yang sakit). Qalbun Salim (hati yang sehat/selamat) Yang mana seseorang tidak dapat selamat di akhirat nanti kecuali orang yang diberikan hati tersebut oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala: “(Yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-Syu’ara’: 88-89) Salim berarti menjadi selamat, sebuah sifat yang tetap baginya, seperti kata ‘alim (mengetahui) dan qadir (berkuasa), dan juga ia merupakan kebalikan dari kata maridh (yang sakit), saqim (yang sakit/lemah) dan ‘alil (yang sakit). Yaitu hati yang selamat dari segala syahwat yang bertentangan dengan perintah dan lar
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
DKP-002987-P 297.355 AHM z Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Tersedia
DKP-002988-P 297.355 AHM z Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000001277
005 20251203143513
008 251203||||||||| | ||| |||| || |
020 $a 978-602-73059-3-9
035 0010-1225001269
041 $a id
082 0 $a 200
090 $a 297.355 AHM z
100 0 $a Ahmad Farid
245 0 0 $a ZUHUD & KELEMBUTAN HATI
250 $a Cetakan ke-III, November 2017
260 $c 2017
300 $a xvii, 570 halaman ; 25 cm
500 $a Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ketika hati disifati dengan sifat hidup dan kebalikannya, maka berdasarkan sifat tersebut hati dapat dibagi ke dalam 3 bagian: Qalbun Salim (hati yang sehat), Qalbun Mayyit (hati yang mati), dan Qalbun Maridh (hati yang sakit). Qalbun Salim (hati yang sehat/selamat) Yang mana seseorang tidak dapat selamat di akhirat nanti kecuali orang yang diberikan hati tersebut oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala: “(Yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-Syu’ara’: 88-89) Salim berarti menjadi selamat, sebuah sifat yang tetap baginya, seperti kata ‘alim (mengetahui) dan qadir (berkuasa), dan juga ia merupakan kebalikan dari kata maridh (yang sakit), saqim (yang sakit/lemah) dan ‘alil (yang sakit). Yaitu hati yang selamat dari segala syahwat yang bertentangan dengan perintah dan larangan Allah. Serta dari segala perkara syubhat yang bertentangan dengan firman-Nya dan sabda Rasul-Nya. Maka ia selamat dari beribadah kepada selain Allah dan selamat dari perintah selain Rasul-Nya. Hingga ibadahnya menjadi murni hanya untuk Allah dalam kehendak, kecintaan, tawakkal, penyerahan diri, rasa takut dan harap. Serta seluruh amalnya ikhlas karena Allah, apabila ia mencintai ia mencintai karena allah, apabila ia membenci ia membenci karena Allah, apabila ia memberi ia memberi karena Allah, apabila ia menahan (pemberian) ia menahannya karena Allah. Tidak cukup sampai di sini, tapi sampai benar-benar selamat dari penguasaan dan kepatuhan terhadap setiap yang memusuhi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hingga hatinya terikat dengan Rasulullah dalam ikatan yang kuat untuk mengikuti dan meniru jejaknya saja dan tidak dengan yang lainnya, dalam perkataan maupun perbuatan.
650 0 $a Islam, Pahala dan dosa Islam, Sumber ajaran Fikih
Content Unduh katalog