
| Judul | From diary to be story |
| Pengarang | NANING PRANOTO |
| EDISI | Cet. I |
| Penerbitan | Bogor 2006 |
| Deskripsi Fisik | 108 halaman : ilustrasi; 20 cm |
| ISBN | 978-979-3927-12-7 |
| Subjek | Fiksi buku harian |
| Catatan | Diaria (bahasa Latin) – adalah akar kata dari diary alias buku harian. Artinya, ‘masukan’ sehari-hari selama 24 jam secara berkesinambungan. ‘Masukan’ di sini adalah peristiwa yang sangat pribadi untuk dicurahkan dalam bentuk catatan. Itulah sebabnya, diary disebut pula sebagai sahabat sejati. Bahkan ada juga yang menamakannya sebagai keranjang sampah, karena kemarahan dan sumpah serapah dapat dengan bebas dan leluasa ‘dimuntahkan’ ke dalam diary. Karena ia akan menyimpannya rapat-rapat sebagai rahasia penulisnya. Bila disusun, kumpulan catatan pribadi mengenai kejadian yang dialami sehari-hari ini, ternyata dapat dijadikan materi (bahan) untuk menulis cerita, yaitu mengubah diary menjadi story. Proses ini disebut mengubah fakta (kenyataan) menjadi fiksi (khayalan), yaitu berupa cerita pendek (cerpen), novel pendek (novelet), novel, naskah drama, skenario film, atau skenario sinetron. Semuanya itu disebut karya penulisan kreatif (creative writing). |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| DKP-027453-P | 374.012 4 NAN f | Dapat dipinjam | Perpustakaan Pusat - My Library | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000008036 | ||
| 005 | 20251203150023 | ||
| 008 | 251203||||||||| | ||| |||| || | | ||
| 020 | $a 978-979-3927-12-7 | ||
| 035 | 0010-1225008028 | ||
| 041 | $a id | ||
| 082 | 0 | $a 300 | |
| 090 | $a 374.012 4 NAN f | ||
| 100 | 0 | $a NANING PRANOTO | |
| 245 | 0 | 0 | $a From diary to be story |
| 250 | $a Cet. I | ||
| 260 | $a Bogor $c 2006 | ||
| 300 | $a 108 halaman : ilustrasi; 20 cm | ||
| 500 | $a Diaria (bahasa Latin) – adalah akar kata dari diary alias buku harian. Artinya, ‘masukan’ sehari-hari selama 24 jam secara berkesinambungan. ‘Masukan’ di sini adalah peristiwa yang sangat pribadi untuk dicurahkan dalam bentuk catatan. Itulah sebabnya, diary disebut pula sebagai sahabat sejati. Bahkan ada juga yang menamakannya sebagai keranjang sampah, karena kemarahan dan sumpah serapah dapat dengan bebas dan leluasa ‘dimuntahkan’ ke dalam diary. Karena ia akan menyimpannya rapat-rapat sebagai rahasia penulisnya. Bila disusun, kumpulan catatan pribadi mengenai kejadian yang dialami sehari-hari ini, ternyata dapat dijadikan materi (bahan) untuk menulis cerita, yaitu mengubah diary menjadi story. Proses ini disebut mengubah fakta (kenyataan) menjadi fiksi (khayalan), yaitu berupa cerita pendek (cerpen), novel pendek (novelet), novel, naskah drama, skenario film, atau skenario sinetron. Semuanya itu disebut karya penulisan kreatif (creative writing). | ||
| 650 | 0 | $a Fiksi buku harian |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :