
| Judul | Kiat praktis budidaya buncis hasil melimpah |
| Pengarang | Eista Swaesti Lia Anggraeni |
| EDISI | Cetakan Pertama, 2018 |
| Penerbitan | Malang Lembaga Kajian Profesi |
| Deskripsi Fisik | 136 halaman : ilustrasi ; 21 cm |
| ISBN | 978-602-5702-21-1 |
| Subjek | Buncis |
| Catatan | Tanaman buncis dengan nama latin Phaseolus vulgaris L., termasuk jenis sayuran kategori polong-polongan atau leguminosea. Kuantitas permintaan tanaman buncis lokal lebih rendah daripada permintaan pasar luar negeri, hal ini yang menjadi alasan petani di Indonesia kurang berminat dalam melakukan budidaya buncis. Budidsya buncis menjadi terlambat karena intervensi pemerintah yang rendah. Alasan budidaya buncis dapat dilihat dari segi kemanfaatan kesehatan dan ekonomi. Selain manfaat kesehatan buncis, komoditas buncis di pangsa luar negeri sangat tinggi terutama jenis makanan restoran dan hotel. Dalam buku ini memberikan penjelasan tentang budidaya buncis, meliputi prospek, pengenalan, teknik budidaya, penanggulangan hama dan penyakit, penanaman, pemanenan dan analisis usaha. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| DKP-053914-P | 633.372 LIA k | Dapat dipinjam | Perpustakaan Pusat - | Tersedia |
| DKP-053915-P | 633.372 LIA k | Dapat dipinjam | Perpustakaan Pusat - | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000010629 | ||
| 005 | 20251203150756 | ||
| 008 | 251203||||||||| | ||| |||| || | | ||
| 020 | $a 978-602-5702-21-1 | ||
| 035 | 0010-1225010621 | ||
| 041 | $a en | ||
| 082 | 0 | $a 633.372 | |
| 090 | $a 633.372 LIA k | ||
| 100 | 0 | $a Eista Swaesti | |
| 245 | 0 | 0 | $a Kiat praktis budidaya buncis hasil melimpah |
| 250 | $a Cetakan Pertama, 2018 | ||
| 260 | $a Malang $b Lembaga Kajian Profesi | ||
| 300 | $a 136 halaman : ilustrasi ; 21 cm | ||
| 500 | $a Tanaman buncis dengan nama latin Phaseolus vulgaris L., termasuk jenis sayuran kategori polong-polongan atau leguminosea. Kuantitas permintaan tanaman buncis lokal lebih rendah daripada permintaan pasar luar negeri, hal ini yang menjadi alasan petani di Indonesia kurang berminat dalam melakukan budidaya buncis. Budidsya buncis menjadi terlambat karena intervensi pemerintah yang rendah. Alasan budidaya buncis dapat dilihat dari segi kemanfaatan kesehatan dan ekonomi. Selain manfaat kesehatan buncis, komoditas buncis di pangsa luar negeri sangat tinggi terutama jenis makanan restoran dan hotel. Dalam buku ini memberikan penjelasan tentang budidaya buncis, meliputi prospek, pengenalan, teknik budidaya, penanggulangan hama dan penyakit, penanaman, pemanenan dan analisis usaha. | ||
| 650 | 0 | $a Buncis | |
| 700 | 0 | $a Lia Anggraeni |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :